Pejabat Menkes Bukan Dokter, Dekan FK UI: Dunia Kesehatan Butuh CEO

Selasa, 22 Desember 2020 19:14

Gedung Kementerian Kesehatan. (int)

FAJAR.CO.ID — Posisi Menteri Kesehatan (Menkes) kini dijabat bukan dari kalangan dokter. Itu setelah Terawan Agus Putranto sebagai menkes akhirnya diganti oleh Budi Gunadi Sadikin.

Pengumuman pergantian nama menteri itu disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi.

Peran Budi Gunadi Sadikin yang sebelumnya duduk sebagai Wakil Menteri BUMN diyakini mampu mengendalikan kondisi dan situasi sulit di tengah pandemi Covid-19. Apalagi angka kasus Covid-19 di Indonesia terus melonjak sementara Indonesia juga tengah bersiap untuk melaksanakan vaksinasi.

Karena itu Presiden Joko Widodo membutuhkan nakhoda di dunia kesehatan yang bisa mengendalikan pandemi Covid-19 di tanah air. Budi merupakan Wakil Menteri BUMN yang ditunjuk sejak 25 Oktober 2019, mendampingi Erick Thohir yang bertugas di posisi Menteri. Di masa pandemi Covid-19, pria kelahiran Bogor, 6 Mei 1964 ini juga dipercaya menjadi Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (Satgas PEN).

Merespons hal itu, Dekan Fakuktas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Ari Fahrial Syam menyambut baik terpilihnya Menteri Kesehatan yang baru. Menurutnya, memang latar belakang Budi Gunadi Sadikin bukan dokter namun juga memiliki rekam jejak yang baik di dunia fisika dan MIPA sebagai cabang dunia kedokteran juga.

“Sebetulnya nama ini (Budi Gunadi Sadikin) sudah mulai muncul dalam bebarapa hari terakhir ya. Intinya ini kan Kemenkes ya, jadi di dalam Kemenkes kan ada sekjen, dirjen-dirjen, jika memang Pak Presiden ingin fokusnya memperbaiki manajemen, manajerial, tentu kami dukung saja. Ada sistem kesehatan nasional yang harus diperbaiki,” tegas Prof Ari kepada JawaPos.com, Selasa (22/11).

Bagikan berita ini:
9
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar