Pria Indonesia Gegerkan Dunia, Jadi Predator Seks, Korbannya Capai 206 Orang

Selasa, 22 Desember 2020 14:45

Reynhard Sinaga saat keluar dari flatnya untuk mencari mangsa (The Guardian)

Jaksa Naik Banding

Semula kantor Kejaksaan Agung mengkonfirmasi bahwa sanksi untuk Reynhard Sinaga terlalu lunak. Hakim pengadilan banding akan membuat putusan pada sidang banding, Kejaksaan mengonfirmasi bahwa mereka telah menulis surat kepada Kejaksaan Agung untuk meminta peninjauan hukuman, dengan mengatakan kasus itu belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah.

Jaksa Agung, Geoffrey Cox QC MP, mengatakan dalam pernyataan setelah mempertimbangkan dengan seksama rincian kasus itu, pihaknya mengajukan banding. “Saya telah memutuskan untuk merujuk hukuman tersebut ke Pengadilan Banding,” jelasnya pada Januari 2020.

“Reynhard Sinaga melakukan sejumlah serangan yang mengerikan, dalam waktu yang lama menyebabkan rasa sakit dan penderitaan psikologis yang besar bagi para korbannya,” ujarnya.

Korban Bertambah, Hukuman Diperberat

Terbaru, pada Desember 2020, total korban kejahatan seksual oleh pria Indonesia di Inggris, Reynhard Sinaga, bertambah menjadi 206 orang. Para korban semakin banyak yang berani mengungkap dan melaporkan kejahatan sang predator pada polisi. Sehingga hukuman Reynhard Sinaga diperberat dari 30 tahun menjadi 40 tahun.

Reynhard dituntut lebih berat setelah para korban lainnya melapor dengan membuka kedoknya. Sebelumnya sang predator itu, dipenjara pada Januari setelah melakukan 136 pemerkosaan dan serangkaian serangan seksual terhadap 48 pria di pusat kota Manchester. Namun baru-baru ini, polisi mengatakan 154 pria berani melapor dengan merinci kejahatan mengerikan sang pemerkosa itu.

Komentar