Wagub Sulbar Disingkirkan di Baliho, Pengamat: Secara Etika Tidak Bagus

Selasa, 22 Desember 2020 21:16

Salah satu baliho ucapan selamat Natal dan Tahun Baru dari Pemprov Sulbar yang terpajang di simpang lima, Kali Mamuju, Jl Trans Sulawesi. (SAHRUL ALIM/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Baliho ucapan selamat natal dan tahun baru Pemprov Sulbar yang tersebar di enam kabupaten mendapat sorotan. Pasalnya, di baliho itu terlihat Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) tidak didampingi wakilnya, Enny Anggraeny Anwar.

Melainkan, gubernur didampingi oleh istrinya, Ketua TP PKK Sulbar, Andi Ruskati. Baliho-baliho dengan berbagai desain dan ukuran itu sudah terpampang di tepi jalan se-Sulbar.

Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Muhammad, mengatakan, idealnya yang mendampingi gubernur untuk ucapan itu adalah wakilnya, Enny Anggraeny Anwar. Dia menilai secara etika hal itu tidak layak.

“Secara etika itu memang tidak layak dipertontonkan kepada khalayak. Karena komitmen awal idealnya para elite menjadi pejabat publik adalah pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Bukan semata-mata mengejar jabatan,” kata Muhammad kepada FAJAR, Selasa, 22 Desember.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Unsulbar ini menilai sejak awal dilantik memang ABM dan Enny sudah mempertontonkan ketidakharonisannya. Hingga tahun ketiga kepemimpinannya, keduanya tak kunjung akur.

Bagikan berita ini:
8
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar