Gubernur Sabet Penghargaan IPK, SPSI: Belum Layak

Rabu, 23 Desember 2020 21:58
Belum ada gambar

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sulsel, Basri Abbas.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Baru-baru ini Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, menyabet penghargaan dari Menteri Ketenagakerjaan yaitu Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK).

Nurdin menyebut penghargaan yang diraih merupakan kolaborasi dan sinergi yang baik antara Dinas Ketenagakerjaan Sulsel, seluruh pengusaha, dan para buruh di Sulsel.

Namun saat dimintai keterangan, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sulsel, Basri Abbas mengatakan, pihaknya bukanlah orang yang menilai terkait kriteria penghargaan tersebut.

Kendati tidak menilai, ia menuturkan bahwa Gubernur Sulsel belum layak untuk mendapatkan penghargaan IPK, lantaran masih banyaknya catatan untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait ketenagakerjaan di Sulsel.

Sebagaimana diketahui angka pengangguran di Indonesia khususnya di Sulsel cukup tinggi, terlebih dengan mewabahnya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan hampir sebagian buruh dirumahkan dan di PHK.

“Memang bukan kami (SPSI) yang menilai tapi kalau dilihat soal catatan untuk ketenagakerjaan di Sulsel masih banyak sekali seperti ruang bekerja yang di mana banyak dirumahkan, di PHK belum mendapatkan haknya, mana lagi UMP hanya naik 2 persen,” kata Basri saat dihubungi melalui sambungan telfon, Rabu, (23/12/2020).

“Mana lagi pelaksanaan UMP yang tidak berjalan sesuai mestinya karena banyak perusahaan nakal yang sudah kita rekomendasi kan untuk ditindaki, dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan tapi belum terealisasi sampai sekarang,” sambungnya.

Bagikan berita ini:
3
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar