Hidup Serba Ada, Suami Tak Pernah Diperhatikan

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: JUJUK SUWANDONO)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Mentang-mentang kaya raya, punya banyak warisan Karin, 38, berbuat seenaknya sendiri. Saking enaknya, Karin tidak tahu kalau suaminya, Donwori, 42, tersiksa lahir batin.

Karin ini punya suami, tapi serasa bujangan saja. Tindak tanduknya tak pernah nguwongne Donwori. Mau ke mana-mana, tak pernah izin. Mau beli ini itu, tak sekalipun minta pertimbangan Donwori. Dengan pernikahan sistem begitu, siapa laki-laki yang mampu bertahan? Tak terkecuali Donwori.

Pernikahan Donwori dengan Karin sebenarnya bukan setahun dua tahun. Sudah lama. Berjalan hampir delapan tahun. Namun selama itu tidak pernah membuat Donwori bahagia. Yang ada, pria dengan kumis tipis malah sengsara selama menikah.

“Sebagai istri, tidak mau bantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Malah asyik kencan dengan pria lain,” curhat Donwori di suatu siang yang mendung di kawasan Ketintang Madya.

Keganjilan perilaku Karin sudah diketahui Donwori sejak memiliki anak pertama. Donwori berpikir, istrinya akan berubah tidak keluar hingga larut malam. “Tapi yang ada malah semakim menjadi-jadi,” sambungnya.

“Dulu itu sering keluar malam. Anak-anak nggak ada yang urus di rumah, sedangkan saya kerja. Sekarang dia ulangi lagi perbuatannya itu,” ujar Donwori.

Bukannya ingin mengekang istrinya, akan tetapi ia ingin Karin juga ada rasa tanggung jawab. Setiap kali pulang kerja, Donwori selalu disuguhi keadaan rumah yang berantakan. Di samping itu, ternyata Karin juga tidak berada di rumah.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR