Selamat Datang (kembali) H.E.M. Lutfi

Rabu, 23 Desember 2020 14:47

Arief Rosyid Hasan

Oleh: Arief Rosyid Hasan

Tatkala kasus benur Lobster dan sembako menyeruak, salah satu tokoh bangsa dalam sebuah diskusi menyampaikan, “Itu belum seberapa dengan praktek yang selama ini berjalan di kementerian perdagangan”.

Saya tergelitik dan memberanikan diri bertanya, “Wah kok bisa begitu Pak? Gak bisa tertangkap Pak?” Beliau dengan yakin menjawab, “Sangat bisa, sudah seperti rahasia umum itu”.

Begitulah kurang lebih percakapan singkat dalam diskusi itu, sambil mengelus dada sampai kapan praktek seperti ini berjalan di Indonesia tercinta.

Berlangsung belasan mungkin puluhan tahun, hingga dengan segala konsekuensi turunannya. Melanggengkan praktek seperti ini sama saja memperpendek usia bangsa Indonesia.

Beruntung kita peroleh Presiden Jokowi yang selalu gelisah terhadap detil masalah bangsa ini. Beliau terus bergerak, tak henti, dan selalu mencari cara agar kita bisa menjadi Indonesia Maju.

Tentu beliau tak sempurna dan mustahil menyelesaikan seluruh persoalan. Tapi percayalah ditangan Presiden Jokowi beliau akan meletakkan pondasi yang kokoh buat bangsa ini di masa yang akan datang.

Lutfi dan Keberpihakan

Pagi ini terjadi pelantikan 6 Menteri baru di Istana Negara, salah satu diantaranya M. Lutfi. Di Kementerian Perdagangan, namanya tak asing lagi, pernah menduduki kursi itu di tahun 2014.

Tergolong sangat singkat, bukan apa-apa, beliau tentu saja memahami betul praktek yang terjadi di awal tulisan ini.

Komentar