Calon Kapolri, Tiga Kriteria Ini Harus Dipenuhi Pelanjut Jenderal Idham Azis

Kamis, 24 Desember 2020 21:39

Kapolri, Jenderal Idham Azis.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah jenderal polisi bintang tiga digadang-gadang bakal menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis sebagai Kapolri.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane menyebut, Istana hanya melirik dua nama kandidat. Dua nama itu berdasarkan rekomendasi dari dua institusi.

Yakni Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi Polri (Wanjakti).

“Tahun lalu tidak melalui proses Wanjakti. Nama Idham Azis diperoleh Presiden hanya melalui usulan Kompolnas,” ujar Neta dalam keterangannya yang diterima PojokSatu.id, Kamis (24/12/2020).

Karena itu, Neta berharap bahwa proses pencalonan Kapolri saat ini mengikuti prosedur baku.

Sebab ada ada tiga poin penting yang harus diperhatikan Istana. Pertama, sejauh mana loyalitas dan kedekatan sang calon dengan Presiden Jokowi.

Kedua, calon Kapolri harus bisa mengkonsolidasikan internal kepolisian.

“Khususnya, jam terbang yang dimilikinya, kapasitas dan kapabilitasnya yang bisa diterima senior maupun junior di tubuh Polri, dan kualitas kepemimpinan juga,” terangnya.

Ketiga, lanjut Neta, soal sejauhmana figur calon kapolri itu tidak memiliki kerentanan masalah.

“Terutama masalah yang bisa menjadi polemik di masyarakat di masa sekarang maupun ke depan,” ungkapnya.

Menurutnya, ketiga kriteria tersebut menjadi bahasan serius dalam menentukan dan memilih calon Kapolri setelah Idham Azis.

“Sebab masalah Polri ke depan tidak lagi sekadar menghadapi para kriminal dan ancaman keamanan,” jelasnya.

Komentar