CEO HCNR Afghanistan Minta Indonesia Jadi Fasilitator Pertemuan Ulama Se-Asia

Kamis, 24 Desember 2020 14:40

CEO High National Reconsiliation Council (HCNR) Afghanistan, Abdullah Abdullah meminta Indonesia melalui Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) untuk menjadi fasilitator pertemuan antara pemerintah Afghanistan, pihak Taliban dan Ulama Se-Asia.

FAJAR.CO.ID — CEO High National Reconsiliation Council (HCNR) Afghanistan, Abdullah Abdullah meminta Indonesia melalui Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) untuk menjadi fasilitator pertemuan antara pemerintah Afghanistan, pihak Taliban dan Ulama Se-Asia.

Menurut Abdullah, posisi JK sebagai ketua DMI memiliki wibawa dan pengaruh di mata ulama sehingga akan mudah melakukan fasilitasi pertemuan tersebut.

Bagi Abdullah pertemuan tersebut memiliki arti penting mengingat antara Afghanistan dan negara Asia pada umumnya masih dalam satu kultur sehingga mudah untuk menyatukan persepsi terhadap hukum islam yang menjadi sumber konflik di Afghanistan selama ini.

Hal itu disampaikan Abdullah saat bertemu dengan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) di Sapader Palace, Kompleks Istana Kepresidenan Republik Islam Afghanistan, Kabul Ibukota Afghanistan, Rabu (23/12/2020) malam waktu setempat.

“Indonesia dan Afghanistan memiki kesamaan, yaitu ulama sangat berperan dalam masyarakat. Pak JK sebagai ketua Dewan masjid, tentu memiliki pengaruh dan wibawa terhadap ulama. Untuk itu kami minta Bapak untuk mempertemukan para ulama kami dengan Taliban dan ulama Bapak untuk berbicara mengenai bagaimana sebenarnya pemahaman Islam itu terhadap kekerasan. Karena bagaimana pun kita memiliki karakter budaya yang sama dan pemahaman agama itu banyak dipengaruhi faktor sosio lingkungan. Untuk itu kami meminta pak JK untuk turut serta di situ, ” ujar Abdullah.

Komentar