Divonis Bersalah, Brigjen Prasetijo Utomo Segera Disidang Etik

Kamis, 24 Desember 2020 11:17

Brigjen Prasetijo Utomo. Foto: ngopibareng

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Brigjen Prasetijo Utomo telah dijatuhi vonis bersalah dalam kasus Surat Jalan palsu untuk terpidana kasus korupsi Djoko Tjandra. Meski demikian, proses hukum kepadanya belum selesai.

Kali ini Prasetijo harus menghadapi Sidang Kode Etik Polri. Tahapan ini guna menentukan status keanggotaannya di Korps Bhayangkara. Sebab, sampai dengan hakim menjatuhkan vonis, Prasetijo masih berstatus anggota Polri.

“Brigjen PU akan ditindaklanjuti dengan Sidang Komisi Kode Etik Polri sesuai dengan Perkap 14/2011,” kata Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Kamis (24/12).

Sambo mengatakan, tindak lanjut putusan hakim terhadap anggota kepolisian dalam suatu perkara merujuk pada Pasal 12 Peraturan Pemerintah nomor 1 Tahun 2003. Dalam aturan itu dijelaskan, anggota Polri dapat diberhentikan secara tidak hormat dari masa dinasnya usai dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap atau inkracht.

“Propam Polri menunggu putusan inkracht,” jelas Mantan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri itu.

Sebelumnya, terdakwa kasus surat jalan palsu Djoko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra dan pengacaranya Anita Kolopaking divonis dua tahun dan enam bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Djoko Tjandra terbukti bersalah menyuruh melakukan tindak pidana pemalsuan surat.

“Menjatuhkan hukuman pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara dua tahun dan enam bulan, dikurangi selama terdakwa dalam tahanan,” kata Ketua Majelis Hakim Muhammad Sirad membacakan amar putusan di PN Jaktim, Selasa (22/12).

Komentar