Gus Nadir: Said Didu Nggak Bisa Bedakan Islam dengan Kelompok Islam

Kamis, 24 Desember 2020 21:27

Gus Nadir (dok. Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Cendekiawan muslim Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir merespon celotehan Mantan Sekretaris Menteri BUMN Muhammad Said Didu di Twitter yang menyebut Presiden Jokowi menujuk Menteri Agama baru untuk ‘menggebuk’ Islam.

Gus Nadir menyayangkan Said Didu yang tidak bisa membedakan antara Islam dan kelompok Islam.

“Masalahnya Pak @msaid_didu ini gak bisa bedakan antara ‘Islam’ dengan ‘kelompok Islam’,” sebut Gus Nadir di laman Twitternya, Rabu (23/12/2020).

Alhasil, akibat salah pemahaman tersebut, yang ‘digebuk’ adalah umat yang merasa Islam bukan kelompok Islam tertentu.

“Akhirnya merasa ‘Islam’ yang ‘digebuk’, padahal yang dibahas itu ‘kelompok Islam tertentu’,” ketusnya.

“Sama dengan mereka yg mau bela “Islam” padahal maunya bela “kelompok Islam”. Ini 2 hal yg berbeda boss, hahaha,” jelas papar Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia-New Zealand tersebut.

Sebelumnya Said Didu menulis cuitan bernada kontroversi. Mulanya ia mengomentari tautan berita yang berjudul, ‘Yaqut Jadi Menag, Qodari: Dia Keras dengan Kelompok Islam Tertentu, Itu yang Dicari Presiden’.

“Terima kasih atas penjelasan mas Qodari. Akhirnya kami tahu bahwa Bpk Presiden inginkan Menag utk “menggebuk” islam. Sekali lagi terima kasih,” celoteh Said Didu di akun Twitternya yang belakangan cuitan tersebut telah dihapus olehnya.

Said Didu kemudian menjelaskan maksud dari cuitannya tersebut.

Bagikan berita ini:
3
4
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar