KPK Cecar Juliari P Batubara soal Pengadaan Bansos Covid-19 Wilayah Jabodetabek

Kamis, 24 Desember 2020 11:53

Mensos Juliari P Batubara dengan pengawalan ketat petugas di dalam mobil tahanan, Minggu (6/12/2020). Foto: JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara, soal pengadaan bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial wilayah Jabodetabek.

Hal itu dikonfirmasi penyidik dalam pemeriksaan perdana terhadap Juliari terkait kasus suap bansos Covid-19.

“Juliari P Batubara, diperiksa sebagai saksi untuk para tersangka lainnya yaitu MJS dkk. Penyidik mendalami keterangan yang bersangkutan terkait dengan latar belakang, kebijakan, dan proses pengadaan Bansos Kemensos untuk wilayah Jabodetabek Tahun 2020,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri , Kamis (24/12).

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengungkapkan penyidik masih mendalami vendor yang ditunjuk sebagai penyalur bansos pemerintah ke masyarakat.

Diketahui, terdapat sedikitnya 272 kontrak terkait pengadaan serta penyaluran paket bansos berupa sembako yang sedang didalami penyidik KPK.

Alex memastikan KPK bakal menelusuri proses pemilihan vendor hingga penyaluran bansos yang sampai ke masyarakat tersebut.

“Jadi prinsipnya kan ada 272 kontrak kalau engga salah, ya semua harus didalami. Siapa mendapat pekerjaan itu, darimana, atau bagaimana dia mendapatkan pekerjaan itu dan apakah dia melaksanakan penyaluran sembako itu atau hanya, itu tadi, modal bendera doang, di sub-kan, itu semua harus didalami. Kita ingin lihat sebetulnya berapa sih dari anggaran itu yang sampai ke masyarakat,” ujar Alex, Selasa (15/12).

Komentar