Mantan Pjs Bupati Lutim Ungkap Kondisi Kesehatan Muhammad Thoriq Husler

Kamis, 24 Desember 2020 11:52

Mantan Pjs Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas. (dok)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Mantan Pjs Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas mengatakan sebelum pamit kepada seluruh pasangan calon 01 dan 02 di pilkada serentak 2020, kondisi kesehatan Muhammad Thoriq Husler tampak sehat-sehat saja.

“Saat itu kami bercengkrama dengan beliau dan beberapa hal yang saya sampaikan bahwa Pilkada Lutim berjalan dengan baik dan Alhamdulillah memang berjalan dengan baik,” kata Jayadi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel, Kamis (24/12/2020).

Dalam pertemuannya dengan Bupati Lutim yang tutup usia di RS Wahidin Sudirohusodo hari ini, Jayadi menyebut sempat menitipkan pesan agar tetap mengembalikan kepada yang maha kuasa terkiat apapun hasil yang telah ditetapkan oleh hasil suara pilihan masyarakat.

Diketahui Pilkada di Kabupaten Luwu Timur diikuti oleh 2 pasangan calon yakni Muhammad Thoriq Husler – Budiman dan Irwan Bahri Syam – Andi Rio.

Berdasarkan hitungan suara KPU Lutim mengumumkan bahwa Muhammad Thoriq Husler dan Budiman dinyatakan unggul dengan nilai tinggi dibanding Irwan Bahrim Syam dan Andi Rio.

Jayadi Nas menjelaskan pada tanggal 5 Desember yakni tepat hari terakhir jabatan pejabat sementara (Pjs) diduduki oleh dirinya, Jayadi menyebut sempat pamit dan mendatangi rumah Muhammad Thoriq Husler, namun berdasarkan informasi dari rumah sakit Wahidin Sudirohusodo menyatakan bahwa Bupati Lutim itu dirujuk pasca Pilkada dengan kondisi kesehatan yang menurun.

“Saya dengar dia di bawa ke RS dengan sakit kelelahan juga hipertensi, ada juga gejala jantung setelah itu sempat positif Covid-19, terus negatif dan hasil terakhir dari pihak RS katanya negatif Covid-19,” bebernya.

Kendati demikian, ia turut mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum Muhammad Thoriq Husler dan berharap keluarga yang ditinggalkan dapat sabar dan ikhlas serta memaafkan segala kesalahan yang pernah dilakukan almarhum.

“Kalau ada kurang berkenan mohon dimaafkan dan tentu pribadi dan keluarga insyaAllah almarhum bisa tenang di sisi Allah,” tutupnya. (Anti/Fajar)

Komentar