Perdagangan Narkoba Tumbuh Subur, Wakabareskrim Polri: Eksekusi Mati Harus Cepat

Kamis, 24 Desember 2020 11:22

Anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan Satgas Merah Putih Bareskrim Polri mengamankan 201 kilogram narkoba jenis sab...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Bareskrim Polri menyatakan perang terhadap narkoba terus berjalan. Upaya penegakan hukum akan terus dilakukan. Polri bahkan meminta kepada seluruh jajarannya untuk tidak segan melakukan tindakan tegas dan terukur atau menghukum mati para pengedar narkoba di Indonesia.

Wakabareskrim Polri, Irjen Wahyu Hadiningrat mengatakan, peredaran narkotika masuk dalam kategori kejahatan luar biasa. Oleh karena itu, diperlukan penanganan ekstra dalam penegakan hukumnya.

“Kepada seluruh jajaran hukum, saya mengajak untuk gencar menindak dan memberi hukuman paling berat kepada para pelaku kejahatan narkotika. Bahkan tidak perlu ragu memberikan hukum mati kepada pelaku yang penuhi syarat hukuman mati,” kata Wahyu, Kamis (24/12).

Selain itu, Polri berharap seluruh terpidana mati kasus narkoba yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, bisa segera dieksekusi. Dengan begitu diharapkan ada efek jera bagi para bandar lainnya.

“Eksekusi mati harus cepat pelaksanaannya supaya memberikan efek jera bagi siapapun yang berniat menjadi pelaku kejahatan narkotika,” imbuh Wahyu.

Di sisi lain, mantan Wakapolda Metro Jaya itu mengingatkan kepada anggota Polri agar tidak tergoda oleh narkoba. Pasalnya, selama ini masih ditemukan anggota yang terlibat dalam kasus narkotika. Baik itu menjadi pemakai, informan, kurir, pelindung penjahat narkoba, dan pengedar atau bandar

Bagi anggota Polri yang membangkan atas perintah tersebut, maka akan dijatuhi sanksi berat. “Perintah Presiden Jokowi sudah jelas bahwa kepada jajaran aparat hukum yang terlibat kejahatan narkoba akan diberi tegas dan diberi hukuman maksimal,” jelas Wahyu.

Bagikan berita ini:
10
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar