Terdakwa Kasus Penipuan Investasi Perumahan, Pasutri Divonis 2 Tahun Lebih

Kamis, 24 Desember 2020 18:30

Ilustrasi pengadilan

Yeni mengatakan, kedua tersangka tidak ditahan karena mereka hanya ditetapkan sebagai tahanan kota oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

“Di penyidik tidak ditahan, di kejati tahanan kota,” bebernya.

Diketahui, kasus penipuan investasi rumah tersebut terjadi pada tahun 2018 lalu. Ketika itu korban yang bernama Widama dan Adtya diajak para tersangka untuk membangun perumahan di Barombong Tanjung Mutiara.

Para tersangka minta uang investasi masing-masing Rp1.800.000.000 dan Rp.3.600.000.000. Korban mengaku dijanji keuntungan sebesar 30 persen setiap kali penjualan satu unit rumah. (ikbal/fajar)

Komentar