Ciptakan Rekor Baru, Makassar Terancam Kembali Zona Merah

Jumat, 25 Desember 2020 16:46

Epidemiolog Universitas Hasanuddin, Ansariadi.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Status zona oranye penyebaran virus Covid 19 di Makassar kembali terancam. Berpotensi kembali zona merah.

Epidemiolog Universitas Hasanuddin (Unhas) Ansariadi, mengungkapkan hal itu dipengaruhi oleh pertumbuhan kasus yang terus meningkat pasca Pilkada.

“Sudah hampir masuk zona merah, walaupun di situs BNPB itu masih zona oranye,” ungkap Ansariadi, Jumat (25/12/2020).

Kata Ansariadi, perkembangan kasus mulai sama saat Makassar dinyatakan zona merah. “Perkembangan kasus sama seperti kita zona merah dulu. Dari jumlah kasus,” ucapnya.

Bahkan kasus Covid 19 di Kota Makassar ciptakan rekor baru. Dalam seminggu jumlah kasus mencapai 1200.

“Dua minggu 600 kasus baru positif, minggu lalu 1200 kasus, naik dua kali lipat. Jumlah kasus yang tertinggi rekor sejak awal pandemi,” tambah Ansariadi.

Data dari minggu lalu peningkatan kasus sangat drastis. Dalam seminggu terakhir, terjadi peningkatan dua kali lipat dari bulan sebelumanya.

“Bulan Juni dan Juli 600 sampai 700 kasus saja. ini artinya penularan cukup masif dan memperkirakan 1 atau 2 minggu ini masih sama kasusnya,” ucapnya.

Penyebab tingginya kasus ini, kata Ansariadi akibat proses penyelenggaraan Pilkada. Ditambah aktivitas masyarakat yang hampir kembali seperti semula sebelum adanya Covid 19.

“Kenapa? Ada dua penyebab, pertama efek kegiatan Pilkada yang dilakukan yang sudah diprediksi. Kedua, akitivitas masyarakat yang mulai normal,” terang Ansariadi.

Komentar