Denny Indrayana Bawa 117 bukti kecurangan Pilkada Kalsel ke MK

Jumat, 25 Desember 2020 09:36

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Calon Gubernur Kalimantan Selatan Denny Indrayana membawa sebanyak 117 bukti kecurangan maupun pelanggaran yang dilakukan pasangan calon lain dalam penyelenggaraan pilkada setempat ke Mahkamah Konstitusi.

“Sampai pada saat kami memasukkan permohonan ke Mahkamah Konstitusi, bukti yang kami sampaikan ke hadapan Mahkamah itu adalah 177,” ujar Denny Indrayana dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring di Jakarta, Selasa lalu. 

Menurut dia, bukti tersebut bisa bertambah seiring dengan perbaikan permohonan hingga persidangan digelar. Baca Juga: Kenapa Gerindra Mengusung Denny Indrayana-Difriadi Darjat di Pilkada Kalsel? Begini Ceritanya Bukti-bukti yang diserahkan bersama pendaftaran permohonan perselisihan hasil Pilgub Kalsel, di antaranya adalah surat, video, serta rekaman pembicaraan yang dinilai membuktikan dugaan kecurangan dan pelanggaran dalam pilkada. 

Berikutnya, berita acara serta sembako bertuliskan donasi COVID-19 dengan poster yang mirip dengan pasangan calon yang lain. “Ini menunjukkan kami sangat serius menjaga prinsip pilkada yang langsung, umum, bebas rahasia, jujur, dan adil di Kalsel yang tercederai dengan berbagai kecurangan dan akan kami buktikan di Mahkamah Konstitusi,” ucap Denny Indrayana.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan perolehan pasangan calon nomor urut 01 Sahbirin Noor dan Muhidin unggul sebanyak 8.127 suara dari pasangan calon nomor urut 02 Denny Indrayana dan Difriadi Derajat. 

Komentar