FIFA Tunda Piala Dunia U-20 hingga 2023, Begini Respons Kemenpora

Jumat, 25 Desember 2020 13:45

Iwan tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWROK : Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (7/11/2019).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menghormati keputusan FIFA soal penundaan Piala Dunia U-20.

Ajang kompetisi sepak bola antarnegara itu semula direncanakan digelar pada 2021, namun harus ditunda hingga 2023.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan, pemerintah memahami alasan FIFA terkait penyebaran Covid-19 yang masih merata di berbagai negara di dunia sehingga masih terlalu sulit untuk menyelenggarakan ajang olahraga besar.

“Pemerintah juga sangat menghormati FIFA karena sebelum keputusan tersebut diambil telah terlebih dahulu mempertimbangkan berbagai aspek dan sangat mengapresiasi kesungguhan pemerintah Indonesia bersama PSSI sebagai LOC yang telah melakukan berbagai langkah persiapan bagi suksesnya penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup 2021,” kata Zainudin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/12).

“Untuk itu saya menyampaikan terima kasih kepada PSSI yang telah bekerja sama dengan pemerintah (pusat dan daerah) dalam persiapan selama ini,” ujar dia melengkapi.

Zainudin mengungkapkan, pemerintah sudah berupaya untuk meyakinkan FIFA tentang keseriusan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui surat yang dikirimkan kepada Presiden FIFA pada awal Desember 2020 ini.

Dalam surat tersebut juga dijelaskan soal upaya pemerintah dalam menangani masalah pandemi Covid-19.

Dalam surat tersebut juga disebutkan tentang dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kepres dan Inpres, serta optimalisasi persiapan timnas dan renovasi sejumlah venue pertandingan.

Komentar