Kasus Mimpi Bertemu Rasul, Tengku Zulkarnain: Belum Ada di Dunia Diproses Hukum

Jumat, 25 Desember 2020 15:40

Tengku Zulkarnain dan Haikal Hassan. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ustaz Tengku Zulkarnain mengomentari perkara yang tengah menjerat Sekretaris Jenderal Habib Rizieq Shihab (HRS) Center Haikal Hassan.

Ia berharap perkara tersebut ditangani oleh kepolisian dengan hanya sebatas klarifikasi terhadap yang bersangkutan tanpa berlanjut ke proses hukum.

“Semoga kasus ustadz Haekal Hasan hanya sebatas klarifikasi di Polisi tdk lanjut ke proses hukum. Belum ada di dunia orang diproses hukum krn bermimpi walau bikin heboh,” ujar Tengku dalam akun Twitter @ustadtengkuzul, Jumat (25/12).

Diketahui, Haikal yang juga Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 itu dilaporkan Sekretaris Jenderal Forum Pejuang Islam Husin Shihab ke Polda Metro Jaya.

Haikal dipolisikan atas dugaan menyebar berita bohong karena menyampaikan mimpi bertemu dengan Rasulullah.

Pernyataan Haikal soal mimpi itu disampaikan saat proses pemakaman lima laskar FPI di Megamendung, Jawa Barat.

Laporan terhadap Haikal tertuang pada nomor bukti laporan polisi TBL/7433/XII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ.

Tengku lantas heran mengapa mimpi tersebut dapat diproses hukum.

Ia pun mencontohkan pihak yang menyebut “azab kubur tidak ada” dan “nabi dari India” namun tidak dijatuhi hukuman.

Meski tidak diketahui secara persis siapa pihak yang dimaksud Tengku tersebut.

“Lha orang Islam bilang “adzab kubur tdk ada” dan “nabi dr India” yg bikin heboh saja tdk dihukum oleh Polisi…,” tulisnya menambahkan.

Semoga kasus ustadz Haekal Hasan hanya sebatas klarifikasi di Polisi tdk lanjut ke proses hukum.

Belum ada di dunia orang diproses hukum krn bermimpi walau bikin heboh.Lha orang Islam bilang “adzab kubur tdk ada” dan “nabi dr India” yg bikin heboh saja tdk dihukum oleh Polisi…

— tengkuzulkarnain (@ustadtengkuzul) December 25, 2020

Sebelumnya, Haikal Hassan mengungkapkan pernyataan mimpi bertemu Rasulullah ia lontarkan untuk menghibur keluarga 6 laskar FPI yang tewas tertembak dalam peristiwa di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu.

“Sekarang gini deh, ada orang meninggal karena kecelakaan boleh nggak kita hibur? ‘Udeh jangan nangis gitu mudah-mudahan anak lo masuk sorga’. Gitu doang,” kata Haikal Hassan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/12).

Komentar


VIDEO TERKINI