Mimpi Bertemu Rasul Diproses, Tengku Zul: Puisi Sukmawati Soal Azan dan Cadar Juga Bisa

Jumat, 25 Desember 2020 18:14

Ustaz Tengku Zulkarnain (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ustaz Tengku Zulkarnain angkat suara soal laporan yang menjerat Sekretaris Jenderal Habib Rizieq Shihab Center (HRS Center) Haikal Hassan soal mimpi bertemu Rasulullah.

Diketahui, Haikal yang juga Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 itu dilaporkan Sekretaris Jenderal Forum Pejuang Islam Husin Shihab ke Polda Metro Jaya.

Haikal dipolisikan atas dugaan menyebar berita bohong karena menyampaikan mimpi bertemu dengan Rasulullah.

Pernyataan Haikal soal mimpi itu disampaikan saat proses pemakaman lima laskar FPI di Megamendung, Jawa Barat.

Laporan terhadap Haikal tertuang pada nomor bukti laporan polisi TBL/7433/XII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ.

Tengku lantas membandingkan apa yang dikatakan Haikal dengan ucapan putri presiden pertama Indonesia Sukmawati Soekarnoputri.

Ia menyebut, apabila ucapan Haikal bisa dipolisikan maka Sukmawati juga bisa diperkarakan akibat membuat puisi yang menyinggung azan dan cadar.

“Kalau pengaduan orang akan mimpi ustadz Haekal Hasan diproses Polisi karena telah bikin heboh, mestinya ucapan Sukmawati tentang adzan dan konde yg bikin heboh se Indonesia kemarin sudah lebih dulu diproses,” tulis Tengku melalui akun Twitter @ustadtengkuzul, Jumat (25/12).

“Saya mau bandingkan utk @mohmahfudmd soal ungkapan kriminilisasi ulama..,” tulisnya menambahkan.

Diketahui, video pembacaan puisi oleh Sukmawati yang menyinggung azan dan cadar sempat viral di media sosial.

Komentar