Ahli Epidemologi: Wajah Dewi Persik, Bukti Corona Penyakit yang Menipu

Sabtu, 26 Desember 2020 10:47

Gangguan pencernaan lebih menonjol pada pasien Indonesia dari pada di Tiongkok. Itulah alasan dia menegaskan infeksi Covid-19 ini sebagai great imitator, sebab gejala yang muncul bisa menjadi bervariasi.

“Di awal kemunculannya kita hanya mengenal bahwa manifestasi klinis awal mengarah ke infeksi paru atau pneumonia dengan gejala utama demam, batuk dan sesak. Namun dalam perjalanannya ketika pasien yang menderita infeksi ini cukup banyak, ternyata penyakit ini bisa menyerang banyak organ,” tuturnya.

Bahkan bisa saja saat masuk rumah sakit pasien tidak ditatalaksanakan sebagai pasien Covid-19. Hal ini yang menjadi malapetaka bagi petugas kesehatan yang tidak mengantsipasi bahwa pasien dengan gejala awal bukan infeksi paru ternyata pada akhirnya mengalami infeksi Covid-19.

Pasien Covid 19 bisa datang dengan nveri perut disertai diare, sehingga lebih mengarah ke suatu infeksi usus. Ternyata bila dicermati lagi, virus ini bisa mengenai berbagai organ yang mengandung reseptor angiotensin converting enzyme 2 (ACE2). Virus akan masuk ke organ melalui reseptor ini. Sebab bahwa ACE-2 merupakan regulator penting dalam peradangan usus.

Penelitian dari Tiongkok melaporkan bahwa ternyata sepertiga kasus Covid-19 yang ditemukan mempunyai keluhan diare. Pasien bisa datang dengan demam dan diare. Adapun gejala batuk dan sesak bisa datang kemudian, Pada pasien yang mempunyai gejala pencernaan dan usus atau gastromuestinal disertai diare, pada feses juga dapat ditemukan adanya virus Covid-19.

Komentar