Habib Rizieq Shihab Beli Tanah dari Jenderal?

Sabtu, 26 Desember 2020 11:39

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) tiba di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/12). Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kasus lahan negara berstatus hak guna usaha (HGU) yang dikuasai Habib Rizieq Shihab cs di Megamendung Bogor melebar ke mana-mana.

Lahan HGU di Megamendung dan Cisarua Bogor yang dikuasai secara pribadi maupun lembaga mencapai 352 hektare.

Lahan tersebut tersebut tersebar di 6 desa, yakni Desa Sukakarya, Kopo, Sukagalih, Kuta, Sukaresmi, dan Citeko.

Dikutip dari fnn.co.id, lahan HGU tersebut dikuasai 30 orang pribadi, lembaga, dan perusahaan.

Tiga di antaranya disebut berpangkat jenderal. Ada yang menguasai 5 hektare, 3 hektare dan 17.800 meter persegi.

FNN menyebutkan, lahan Pondok Pesantren Markaz Syariah Megamendung yang didirikan Habib Rizieq, dibeli dari sejumlah orang, termasuk dari 2 jenderal.

Pengakuan Habib Rizieq

Habib Rizieq menyebutkan bahwa lahan di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markas Syariah Megamendung, Kabupaten Bogor, dibeli dari sejumlah orang.

HRS mengaku memiliki dokumen lengkap terkait status tanah yang dia beli. Semua surat jual belinya ada. Bahkan, HRS mengaku sudah lapor ke camat, bupati, hingga gubernur.

“Ini saya beli dengan uang saya, uang keluarga saya, uang kawan-kawan saya, uang sahabat saya, bahkan ada uang titipan umat,” ucap HRS pada November 2020.

Menurut HRS, lahan itu dibeli untuk diwaqafkan kepada ummat.

“Jadi gak ada tanah pribadi di sini, kami saat ini mentarget 100 hektar tanah, di sini insya Allah akan jadi Markaz Syariat, 80 hektare itu sudah dikuasai Markaz Syariat,” katanya.

Komentar


VIDEO TERKINI