Jangan Kendur! Jaga Jarak, Pilih Silaturahmi Virtual

Sabtu, 26 Desember 2020 14:21

Polisi terus menggelar operasi lilin sekaligus kampanye protokol kesehatan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Masyarakat mulai kendur menjaga jarak. Kerumunan makin sering terlihat di sejumlah lokasi.

Hingga 24 Desember, tercatat tingkat kesadaran individu dalam menjaga jarak turun di angka 73 persen. Paling rendah di lokasi wisata, hanya 16 persen yang sadar untuk menjaga jarak. Sementara di pusat perbelanjaan, juga tak jauh beda. Kesadaran menjaga jarak minimal satu meter hanya di kisaran 18 persen.

Ketua Tim Konsultan Penanganan Covid-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin memaparkan, kesadaran individu menjaga jarak berbanding terbalik dengan fluktuasi kasus positif di gelombang ketiga ini.

“Kasus terus meningkat. Bahkan sejak 18 Desember, rata-rata bertambah 500 kasus per hari,” ujar Prof Ridwan, Jumat, 25 Desember.

Menurutnya, tingginya penambahan kasus seharusnya membuat setiap orang lebih sadar menerapkan protokol kesehatan. Ahli Kebijakan Kesehatan UMI, Dr A Rizki Amelia tak menampik jika kondisi lingkungan sangat mempengaruhi tingginya penyebaran Covid-19.

“Musim hujan ini, membuat penyebaran virus korona juga menjadi lebih mudah,” imbuhnya.

Rizki menambahkan, sebaran droplet ketika bersin atau batuk bisa mencapai radius tiga meter. Maka, menjaga jarak minimal satu meter di tengah kerumunan menjadi kurang efektif. Idealnya, satu sama lain memang tak berdekatan agar droplet yang tak sengaja tersembur tidak segera terhirup orang di dekatnya.

*Hindari Kontak Fisik

Komentar