Kukuh Jadi Oposisi, PKS: Kalau Gabung Barisan Jokowi, Indonesia Bakal Dicoret

Sabtu, 26 Desember 2020 21:40

Mardani Ali Sera

FAJAR.CO.ID — PKS tetap berkomitmen menjadi oposisi bagi pemerintahan Jokowi. Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, menegaskan bahwa partainya tidak akan masuk barisan pemerintah era Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Sejak awal PKS meneguhkan diri oposisi, karena cinta kepada negerinya,” ujar Mardani dalam diskusi daring yang disiarkan akun Youtube Fraksi PKS, Sabtu (26/12).

Anggota Komisi II DPR ini mengatakan, status Indonesia sebagai negara demokrasi bakal luntur ketika pemerintahan terpimpin tidak memiliki oposisi.

Dari situlah PKS memilih jalan berseberangan dengan pemerintah.

“Coba kalau semua gabung ke Pak Jokowi, kita (Indonesia) akan dicoret sebagai negara demokratis,” ungkapnya.

Selain itu, Mardani mengatakan, pemerintahan era Jokowi justru bersyukur dengan keberadaan oposisi.

Pasalnya, terdapat pihak yang mengawal kebijakan pemerintah agar tepat sasaran untuk rakyat.

“Pak Jokowi dan pemerintah sangat bersyukur ada PKS, sehingga Indonesia tetap dianggap negara demokratis,” kata dia.

“Adanya PKS justru membuat Indonesia tetap menjadi negara demokratis. Jadi PKS akan berjuang dan akan terus melayani rakyat,” pungkas dia. (jpnn)

Komentar