Laporan Terbaru, China Bakal Jadi Raksasa Ekonomi Dunia Kalahkan AS

Sabtu, 26 Desember 2020 16:37

Donald Trump/REUTERS

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Sebuah laporan terbaru lembaga pemikir AS menyebutkan China akan mengambil alih posisi Amerika Serikat (AS) sebagai ekonomi terbesar di dunia pada 2028.

Lima tahun lebih awal dari perkiraan sebelumnya atau 2033, merujuk pada pemulihan yang kontras di kedua negara dari pandemi Covid-19 saat ini.

“Untuk beberapa waktu, tema umum ekonomi global telah menjadi perebutan ekonomi dan kekuatan lunak antara Amerika Serikat dan China,” kata Pusat Penelitian Ekonomi dan Bisnis (CEBR) dalam laporan tahunan yang diterbitkan pada Sabtu (26/12).

“Pandemi Covid-19 dan kejatuhan ekonomi yang terkait tentu saja membuat persaingan ini menguntungkan China,” lanjut pernyataan yang dikutip oleh Reuters.

CEBR mengatakan, dengan melihat manajemen pandemi China yang terampil, dengan penguncian awal yang ketat, dan pertumbuhan jangka panjang di Barat berarti kinerja ekonomi relatif China telah meningkat.

China tampaknya menetapkan pertumbuhan ekonomi rata-rata 5,7 persen setahun dari 2021 hingga 2025 sebelum melambat menjadi 4,5 persen setahun dari 2026 hingga 2030.

Sementara Amerika Serikat kemungkinan akan mengalami rebound pasca pandemi yang kuat pada 2021, pertumbuhannya akan melambat menjadi 1,9 persen per tahun antara 2022 dan 2024, dan kemudian menjadi 1,6 persen setelah itu.

Untuk Jepang, mereka mencatat bahwa negara itu akan tetap menjadi ekonomi terbesar ketiga di dunia sampai awal 2030-an ketika nantinya akan diambil alih oleh India dan mendorong Jerman turun dari peringkat keempat menjadi kelima.

Komentar