Pj Wali Kota Terbitkan Surat Edaran, Objek Wisata Pantai di Kota Makassar Sepi

Suasana Pantai Anging Mammiri sepi pengujung pada Jumat (25/12). (Suriani Mappong/Antara)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sejumlah objek wisata pantai di Kota Makassar di antaranya Pantai Tanjung Bayang, Pantai Akkarena, dan Pantai Anging Mammiri, sepi pengujung.

Hal itu menyusul penerbitan Surat Edaran Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin yang membatasi aktivitas objek wisata, kafe, dan restoran, untuk menekan penularan Covid-19.

Salah seorang pengelola objek wisata swadaya masyarakat Burhanuddin seperti dilansir dari Antara di Pantai Anging Mammiri mengatakan, biasanya pada hari raya keagamaan, libur, atau cuti bersama, semua pantai di Makassar dipadati pengunjung. Sehingga semua lapak terisi pengujung yang datang bersama keluarga atau teman.

”Namun libur kali ini, hanya satu dua orang saja. Itupun hanya sebentar saja kunjungannya, hanya untuk berendam pada pagi hari,” ujar Buhanuddin.

Salah seorang pengujung Rustam mengaku sengaja datang hanya untuk terapi air laut. Itu dilakukan untuk menyembuhkan stroke ringan yang dideritanya. ”Pengunjung pantai tidak ramai seperti biasanya,” tutur Rustam.

Sementara itu, Mustari, pedagang yang biasanya berjualan di sepanjang kawasan Pantai Tanjung Bayang maupun Pantai Anging Mammiri mengatakan, dengan adanya penutupan dan pembatasan jam operasional lokasi rekreasi, kafe, dan restoran sejak Kamis (24/22) hingga 3 Januari 2021 sangat mempengaruhi pendapatan mereka.

Padahal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dia hanya bergantung dari hasil jualan bakso gerobak keliling di lokasi tersebut. Untuk menutupi kebutuhan hidupnya, terpaksa mencoba berjualan di kompleks-kompleks sekitar kawasan Tanjung Bunga.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR