Romo Syafi’i dan Tengku Zulkarnain Bahas Kasus Enam Laskar FPI, Ini Keanehan yang Ditemukan

Sabtu, 26 Desember 2020 13:26

engku Zul bersama Romo Syafii main You Tube (tangkapan layar)

“Kita baru dapat kepastian setelah pihak keluarga menghubungi Fadli Zon. Enam korban jenazah FPI itu adalah keluarga mereka yang sedang berada di RS Kramat Jati,” katanya.

Mereka sudah datang ke RS pada Senin (7/12), tapi kemudian pihak kepolisian, tidak membolehkan mereka mengambil jenazah itu.

Pada Selasa (8/12), mereka juga sudah datang ke RS, namun tetap polisi tak membolehkan. Hingga pada akhirnya mereka menghubungi anggota DPR.

“Saya waktu itu kaget, enam keluarga korban ternyata sudah membuat pernyataan keberatan untuk autopsi. Tetapi pihak rumah sakit tetap mengautopsi para korban. Ini kan aneh,” ujar anggota Komisi III DPR RI.

Keanehan itu antara lain pertama, keluarga korban tidak diperkenankan melihat jenazah. Kedua, jenazah diminta tak diautopsi, namun tetap diautopsi.

Ketiga, sebagai anggota DPR RI punya kewenangan untuk melihat hal ini. Fadli Zon dan Romo Syafi’I bersama kuasa hukum, media massa dan anggota keluarga pada mulanya akan diperkenankan masuk ke RS Kramat Jati.

“Sampai di pintu dihadang puluhan polisi berpakaian hitam. Mungkin Brimob. Padamulanya boleh masuk ke dalam, satu keluarga dari tiap korban, satu kuasa hukum. Tapi terakhirnya tidak boleh,” katanya.

Keanehan lainnya, saat pemulangan jenazah, keluarga korban tidak diizinkan melihat dan hanya diminta satu orang perwakilan.

Bagikan berita ini:
8
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar