Wasekjen PA 212 Sindir Gus Yaqut: Menag yang Gagal Paham Terhadap Agamanya Sendiri

Sabtu, 26 Desember 2020 15:49

Juru Bicara PA 212 Habib Novel Bamukmin, Senin (18/5).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Wasekjen DPP PA 212 Novel Bamukmin turut mengomentari pernyataan Menag Yaqut Cholil Qoumas perihal ingin memberikan perlindungan kepada Syiah dan Ahmadiyah.

Menurut Novel, pernyataan ketua Banser itu seakan menantang fatwa MUI yang jelas-jales kedua organisasi keislaman tersebut telah dicap sebagai aliran sesat.

“Menag mau menantang MUI dan ulama serta umat islam karena jelas fatwa MUI tahun 2005 no 5 bahwa Ahmadiyah (Syaiah) adalah sesat bukan islam,” kata Novel saat dihubungi Pojoksatu.id, Sabtu (26/12/2020).

Novel sedari awal sudah menduga ditunjuknya Yaqut menjadi menteri agama pasti akan menjadi benalu terhadap umat islam.

Apalagi, ketua Banser yang dinilai mempunyai pemahaman yang agak kekirian itu memang tak punya kapasitas sebagai menteri agama.

“Sedari itu Menag yang gagal paham tentang agamanya sendiri. Masih banyak negeri ini yang paham tentang agama mulai dari lulusan ponpes ,S1 ,S2,S3 bahkan profesor banyak yang profesional di bidangnya,” sindir Novel.

Sebelumnya, Yaqut menyatakan pemerintah akan melindungi hak beragama warga Ahmadiyah dan Syiah di Indonesia. Menurut Yaqut, mereka adalah warga negara yang harus dilindungi.

Bagikan berita ini:
6
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar