10 Ribu Alat Rapid Belum Cukup, Pemprov Usulkan Penambahan

Minggu, 27 Desember 2020 13:14

Swab massal gratis di Parkiran Masjid Al Markaz Selasa, 29 September diikuti ratusan warga dari 12 kelurahan se Kota Mak...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ada 10 ribu alat Rapid Test Antigen yang disediakan oleh Pemprov Sulsel. Ini diperuntukan untuk program tes gratis yang kini ada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan Kantor YKI Sulsel Jalan Lanto Dg Pasewang.

Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Ni’mal Lahamang mengaku kembali bermohon untuk mendapat bantuan tambahan alat Rapid Test Antigen. 10 ribu alat yang disalurkan baru-baru ini merupakan kiriman dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Rencannya, tes gratis ini akan berlangsung sebulan. Tetapi jika ada tambahan alat baru, pihaknya bisa meng-cover testing yang lebih besar. Kapastias tes harian pun bisa ditambah. Proses testing pun lebih panjang.

“Kita tentu berharap ada tambahan lagi dari BPNB. Langsung kami berikan ke Dinas Kesehatan untuk lanjutan program Rapid Test Antigen gratis. Kami upayakan program ini akan terus berlanjut,” bebernya kepada FAJAR, kemarin.

Koordinator Program Duta Wisata Covid-19, Husni Thamrin mengatakan saat ini, pihaknya baru melayani 100 orang masyarakat per harinya. Pasalnya jangan sampai ada penumpukan peserta. Makanya, jumlah yang tes di dua lokasi tersebut harus dibatasi.

Dia menjelaskan layanan ini memang smagat disarankan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk testing mandiri, mereka kerap mengeluarkan biaya Rp250 ribu khusus Rapid Test Antigen. Tetapi, untuk Pemprov, pihaknya menyediakan layanan ini secara gratis.

Komentar