Ferdinand Hutahaean Sebut Gurun Sahara di Arab Saudi, Netizen: Aku Maklumi, Baru Jadi Cebong Kan?

Minggu, 27 Desember 2020 20:19

Ferdinand Hutahaean (FOTO: @ferdinand_hutahaean/instagram)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Eks Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean jadi sasaran bully netizen. Penyebabnya, Ferdinand menyebut gurun sahara terdapat di Arab Saudi.

Lewat cuitannya, Ferdinand diduga menyindir kelompok tertentu. Dia menyarankan agar kelompok tersebut membuat markas di gurun sahara di Arab Saudi.

“Gurun Sahara di Arab sangat luas dan tidak diurus sama sekali. Apa kalian ngga minat menguasainya dan membangun markas di sana?” sindir Ferdinand Hutahaean di twitternya, Ahad (27/12).

Pria yang baru-baru ini nyatakan mundur dari Partai Demokrat dan mendukung Pemerintah ini, dibanjiri komentar negatif dari netizen.

Bahkan Salah satunya dari Komisaris Ancol Geisz Chalifah. Tak tanggung-tanggung, anak buah Anies Baswedan ini menyebut cuitan Ferdinand goblok.

“Gurun Sahara Adanya di Afrika Gobloggg!” tulis Geisz Chalifah di twitternya.

Di cuitan lain, Geisz diduga masih menyentil Ferdinand yang kerap menyoroti balapan Formula E yang gagal digelar di Jakarta akibat pandemi Covid-19.

“Ngitung kagak becus. Peta dunia ga ngerti. Sok Ngomongin FormulFa E tapi ga ngerti ada balapan mobil di jalan raya. Udik satu ini cuma ngerti ngangon kebo.Masih kecil pernah jatuh dari ayunan. Gobloggnya ga ketulungan. Muka Tembok #SMALuDimana” sindir Geisz.

Sementara itu netizen lain juga ikut membully Ferdinand. Mereka mengajarinya tentang letak Gurun Sahara di Afrika.

“Sahara terletak di utara Afrika dan berusia 2,5 juta tahun. Padang pasir ini membentang dari Samudra Atlantik ke Laut Merah, Bambang. Tapi aku maklumi, baru jadi cebong ‘kan? Selamat datang. Teruskan perjuanganmu, Lae,” tulis akun @makmurxxx

Sementara akun @ahistaxxx menulis: “Gurun sahara itu pinggiran petamburan paok bukan arab. Tolol lu emang abadi .Ngitung matematika kaga becus .Peta Geografi juga kg tau . Lu becusnya apa tablo”

Akun @andixxx juga ikut meramaikan meski juga menyindir. Dia menulis: “Ya nggak apa2… Apa aja sekarang termasuk arab. Bila perlu hutan amazone kita masukkan wilayah arab.” (fin)

Komentar