Kasus Pohon Tumbang, Program Penghijauan Mendesak

Minggu, 27 Desember 2020 13:32

FAJAR.CO.ID. MAKASSAR — Program penghijauan di Makassar mendesak. Kasus pohon tumbang mestinya jadi peringatan.

Pengendara di Makassar mesti waspada. Beberapa kondisi pohon kini perlu dilakukan peremajaan. Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar, Bahar Cambolong mengatakan, tim terus memantau beberapa ruas jalan yang dinilai rawan terjadi pohon tumbang.

Meski intensitas hujan berkurang, ancaman pohin tumbang tetap diantisipasi. “Ada beberapa kasus pohon tumbang. Ada yang masuk pohon privasi atau milik warga setempat, ” ujarnya, kemarin.

maraknya pohon tumbang membuat program penghijauan begitu mendesak. Kata Barcam sapaannya, tiap tahun pihaknya hanya bisa melakukan peremajaan sekitar 15 hingga 20 pohon.

“Kalau bantuan sendiri itu biasa dari CSR. Disamping itu kita imbau juga masyarakat yang punya tanaman privasi yang sudah menjulang dan rawan tumbang, mestinya dipangkas,” ucapnya.

RTH Makassar memang sangat mengkhawatirkan. Pemkot Makassar belum memberi perhatian penuh. Data yang diolah FAJAR, RTH Makassar hanya 7,59 persen dari syarat minimal yang ditetapkan pemerintah sekitar 30 persen.

RTH yang hanya 7,59 persen itu pun butuh beberapa pembenahan. Terutama perawatan pepohonan di jalan protokol. Pohon yang tak layak mengancam pengendara. Seperti di Jl Ratulangi.

Plt Kepala Dinas DLH, Mario Said mengungkapkan, timnya terus melakukan beberapa pembenahan. “Saat ini tim fokus untuk menerima laporan. Kami juga lakukan proses monitoring,” pungkasnya. (rdi)

Komentar