Pengunjung Rumah Makan Berhamburan saat Didapati Polisi Banyak Kerumunan

Minggu, 27 Desember 2020 22:20

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Salah satu rumah makan yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar ditemukan banyak kerumunan.

Rumah makan itu kedapatan tetap beroperasi meski melewati batas waktu yang ditentukan, sesuai dengan Perwali yang hanya diberi batas operasi hingga pukul 19.00 Wita saja.

Dalam patroli skala besar itu, sejumlah aparat gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI, dan Satpol PP, sebagian besar pengunjungnya langsung berhamburan meninggalkan meja makannya.

Setelah itu, pegawai rumah makan itu pun ditegur oleh polisi karena membiarkan ada kerumunan di rumah makannya itu, dan masih beroperasi di luar batas waktu yang telah ditentukan.

“Saat kami sedang berpatroli, kami temukan banyak kerumunan di rumah makan itu. Kami pun langsung menegur pegawai rumah makan itu untuk tutup karena melewati batas operasi yang telah ditentukan,” kata Katim Thunder Polda Sulsel, Ipda Fitra Darlian, Minggu (27/12/2020).

Hal itu dilakukan saat aparat yang sedang berpatroli skala besar di jalan itu, terlihat banyak sekali sepeda motor yang terparkir. Apalagi kilauan lampu rumah makan itu yang menarik perhatian petugas.

Sebelumnya pula, sebuah warkop di Jalan Toddopuli Raya juga sempat didatangi polisi karena kedapatan masih beroperasi di atas pukul 19.00 Wita. Pegawai warkop pun tidak memakai masker saat melayani pengunjungnya.

Sejumlah aparat gabungan dari Polisi, TNI, dan Satpol PP langsung menegur pegawai warkop itu untuk segera tutup dan mengindahkan Perwali Kota Makassar di masa pandemi Covid-19 ini.

“Kami mendapati sebuah warkop yang kedapatan masih melayani pembelinya dan melanggar Perwali. Kami pun imbau petugas warkop itu untuk tutup karena sudah lewat dari waktu yang ditentukan,” tambah perwira satu balok ini.

Di dalam warkop itu pula, ada seorang pria paruh baya dan beruban yang berada di warkop itu mengamuk di depan polisi dan aparat lainnya.

Awalnya, pria berkaus putih oranye itu marah-marah di depan salah satu anggota Satpol PP. Lalu dia kembali mengamuk di depan polisi yang sedang menegur petugas warkop itu.

Polisi, TNI dan sejumlah aparat yang melakukan patroli skala besar itu, hanya bisa terdiam melihat pria itu sedang marah-marah. Namun sejumlah aparat yang hadir tampak cuek dengan pria itu.

Meski tidak memakai masker, pria itu tetap tidak dihiraukan. Aksinya itu sempat menjadi perhatian sejumlah aparat dan pengunjung warkop.

Namun tak satupun orang yang menghiraukan pria yang marah-marah itu. Polisi tetap menegur petugas warkop itu untuk patuh Perwali selama masa pandemi ini. (Ishak/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI