Soal Ucapan Natal dari Non Kristiani, Natalius Pigai: Jalankan Saja Agamamu dengan Benar

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID -- Setiap tanggal 25 Desember, ucapan selamat natal jadi pro kontra di tengah masyarakat. Terlebih lagi di media sosial. Ada yang merasa perlu mengucapkan natal sebagai toleransi beragama. Ada pula yang melarangnya.

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai mengaku tidak membutuhkan ucapan selamat perayaan natal dari kalangan non kristiani. Pigai menyebut, dirinya terlahir dari dua aliran sekaligus.

“Ayahku Protestan Kingmi & Ibu Katolik. Saya tegas! tidak butuh ucapan Natal, baik tidak tulus juga berlebihan dari luar Kristiani,” tulis Pigai dikutip akun twitternya, Minggu (27/12/2020).

Pigai menilai, ucapan selamat natal dari non Kristiani merupakan urusan agamanya.

“Jalankan saja agamamu dengan benar. Tiap ucapan Natal dari non Kristiani jarang saya respons karena itu forum internum (urusan kami), bukan forum externum (urusan kita)” tulis Pigai.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholis Choumas mengucapkan selamat merayakan natal bagi ummat Kristiani. Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini meminta umat kristen agar merayakan natal tahun ini dengan sederhana.

“Melalui segenap natal kami menghimbau ummat kristiani khusunya dan segenap umat beragama untuk berpartisipasi aktif menciptakan suasana damai dan harmoni seraya terus mendukung pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan,” kata Gus Yaqut.

Gus Yaqut mengatakan, dengan perayaan natal, manusia diingatkan bahwa penyertaan tuhan senantiasa ada menaungi.

“Sebagai mana yesus kristus yang lahir sebagai pengajar kebaikan, sederhana dan sosok pemberi perhatian kepada kaum lemah. Serta cinta kasih kepada sesama,” ucap Gus Yaqut. (FIN)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan