Berkeliaran di Malam Tahun Baru Akan Diamankan Polisi

Senin, 28 Desember 2020 09:10

ENCEGAHAN: Anggota Satlantas Polrestabes Surabaya ketika memberikan sosialisasi tentang knalpot brong. (Eddi Sudrajat/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Pada malam tahun baru ini, warga Surabaya tidak bisa sembarangan keluar rumah. Warga yang berkeliaran di atas pukul 20.00 tanpa alasan yang jelas akan diamankan ke Mapolrestabes Surabaya. Di sana, mereka akan didata, dites usap, dan didenda.

Perintah itu termaktub dalam Maklumat Kapolri terkait pengamanan tahun baru. Polrestabes Surabaya sudah bersiap melaksanakan maklumat tersebut dengan mengerahkan ratusan personel untuk berpatroli.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir menyatakan, masyarakat yang terjaring razia bakal dibawa ke mapolrestabes. Mereka tidak hanya didata dan didenda. Tapi, juga diharuskan menjalani tes usap.

Isir mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menerapkannya. Dia ingin memastikan kondisi warga yang terjaring razia. ”Biar sadar kalau pandemi ini bukan sesuatu yang bisa diremehkan,” katanya.

Menurut dia, pandemi yang terjadi tidak bisa dipandang sebelah mata. Buktinya, tren persebaran Covid-19 belakangan semakin mengkhawatirkan. ”Harus ada tindakan nyata agar masyarakat sadar,” ujarnya.

Isir menjelaskan, jajarannya sudah melaksanakan sosialisasi larangan pesta tahun baru beberapa hari terakhir. Jadi, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk melanggar. ”Kami tidak akan setengah hati menindak pelanggar,” ungkapnya.

Mantan Kapolrestabes Medan itu menerangkan, personel yang dikerahkan mencapai ratusan orang. Mereka akan dibagi menjadi beberapa tim. Lalu, melakukan razia di segala penjuru Kota Pahlawan.

Komentar