Lockdown Lokal, Sejumlah OPD di Lingkup Pemprov Sulsel Mulai Tutup

Suasana Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Minggu, 27 Desember jelang libur akhir tahun. Penumpang yang akan bepergian dengan pesawat udara harus melakukan swab terlebih dahulu -- TAWAKKAL/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulsel mulai tutup. Setelah Bappeda dan Bapenda, giliran Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sulsel, akan tutup mulai Senin, 28 Desember.

Sementara data terbaru, ada 262 pasien positif Covid-19 dengan jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 1.097 orang. Jumlah kasus dan spesimen yang diperiksa sudah turun dibanding sehari sebelummya yakni 436 kasus dengan total 4.565 sampel.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sulsel Andi Arwin Azis mengatakan pihaknya untuk sementara memberlakukan lockdown mulai Senin, 28 Desember. Penghentian aktivitas sementara akan dilakukan selama tiga hari.Pasalnya ada beberapa pegawai di sejumlah bidang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dia pun sudah memerintahkan pegawainya untuk melakukan tes swab.

“Ada dua orang di sekretariat Dispora yang terpapar Covid-19. Tetapi ini masih bisa bertambah setelah testing,” jelasnya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah juga telan meneken surat edaran perpanjangan ke-18 sistem kerja ASN pada kondisi Covid-19. Sistem kerja ini menjadi rujukan baru untuk semua OPD di lingkup Pemprov Sulsel.

Kepala BKD Sulsel Imran Jauzy mengatakan pelaksanaan tugas work from home (WFH) dengan pembagian 75 persen pegawai bekerja dari rumah (WFH) dan 25 persen bekerja dari kantor (WFO). Pengaturannya sesuai dengan isi edaran di semua OPD.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR