Polri Gerebek Markas Jamaah Islamiyah, Tempat Latihan Militer Calon Pimpinan Teroris

Senin, 28 Desember 2020 14:42

Polri, Gerebek, Markas, Jamaah Islamiyah, Latihan Militer ,Calon, Pimpinan, Teroris

Sementara itu, pengamat terorisme Al Chaidar menjelaskan, pengungkapan tersebut memperkuat dugaan bahwa JI memang jauh lebih terorganisasi ketimbang Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang terafiliasi dengan ISIS. Dia menyatakan bahwa anggota-anggota JI memiliki kelas yang lebih tinggi dalam melakukan aksi teror.

”Mereka memiliki pengalaman karena pernah ikut perang Afghanistan,” ungkapnya.

Bila aksi teror dilakukan kelompok JI, bisa jadi bom semacam Bom Bali akan kembali terjadi. High explosive yang memakan begitu banyak korban. Tentu saja aksi keji semacam itu harus dicegah. Menurut dia, langkah Polri dalam mengungkap kelompok JI perlu diapresiasi. Sebab, dengan penangkapan yang bersifat pencegahan tersebut, Natal berjalan aman dan damai. ”Kita perlu apresiasi kemampuan Polri,” tuturnya.

Selain itu, Chaidar menegaskan, selama masih ada Al Qaeda atau Jabhat Al Nusra dan ISIS, kelompok teror di Indonesia masih bisa bermunculan. ”Karena memang ini pengaruh dari luar,” jelasnya.

Jabhat Al Nusra dan ISIS memiliki perbedaan yang mencolok. Salah satunya, Al Qaeda berpandangan haram untuk menyakiti muslim, sedangkan ISIS lebih liar. ISIS tidak hanya menyerang warga asing, tetapi juga menyerang muslim yang berbeda aliran. ”Al Qaeda berupaya menghindari korban dari muslim,” katanya.

Sementara itu, kabar tentang terungkapnya pusat pelatihan JI membuat warga Gintungan, Kecamatan Bandungan, geger. Warga tidak pernah curiga dengan aktivitas di vila tersebut. Ketua RW 5 Gintungan Rukiman mengungkapkan bahwa vila yang disebut sebagai tempat latihan itu selama ini terlihat sepi seperti jarang disewa. Namun, beberapa kali ada aktivitas anak sekolah yang menyewa. Ada juga anak punk atau komunitas anak jalanan yang memanfaatkan vila tersebut untuk bakti sosial. ”Kami tidak tahu ada aktivitas teroris. Terus terang kaget saat mendengar kabar tersebut,” ucapnya saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang kemarin.

Komentar