Ridwan Kamil Ingatkan tentang Tiga Larangan Tahun Baru

Senin, 28 Desember 2020 08:59

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Humas Pemprov Jabar/Antara)

FAJAR.CO.ID, JABAR — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengingatkan warga tentang tiga larangan terkait perayaan Tahun Baru 2021. Yakni kerumunan, keramaian, dan pergerakan orang (dengan melakukan acara-acara yang mengundang banyak orang).

Larangan itu dilakukan guna menghindari lonjakan kasus positif Covid-19 sebagai dampak libur panjang akhir tahun. Aturan yang sama juga harus dilakukan bupati/wali kota terutama daerah yang memiliki banyak destinasi wisata yang berpotensi dikunjungi banyak orang.

Berdasar pengalaman tiga kali libur panjang sebelumnya, angka positif Covid-19 trennya meningkat. Tren meningkat pascalibur panjang membuat upaya perimbangan pemerintah antara penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi seolah sia-sia.

”Saya mengimbau kepada seluruh warga Jabar dalam menyambut tahun baru 2021 untuk tidak melaksanakan kegiatan yang bersifat keramaian dalam acara-acaranya,” ujar Ridwan Kamil seperti dilansir dari Antara di Kota Bandung.

Pada 18 Desember, gubernur mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 202/KPG.03.05/HUKHAM tentang Pelarangan Perayaan Tahun Baru 2021 dan Pencegahan Kerumunan Massa yang ditujukan kepada seluruh bupati/wali kota se-Provinsi Jabar. Menurut Gubernur, ada tiga hal yang perlu dihindari semua stakeholders dalam kegiatan tahun baru, yakni kerumunan, keramaian, dan pergerakan orang.

Sebab dalam situasi seperti itu, besar kemungkinan droplets terbang ke udara dari aktivitas bersin atau batuk, ngobrol lebih dari 15 menit, karaoke atau pidato, serta aktivitas meniup trompet. ”Kita kurangi kerumunan, kita kurangi kegiatan yang mengundang keramaian dan pergerakan orang,” ujar Ridwan Kamil.

Gubernur mengingatkan, pandemi Covid-19 masih belum selesai dan belum ada yang tahu kapan persisnya wabah akan berakhir. ”Imbauan ini semata-mata karena pandemi covid belum selesai,” tutur Ridwan Kamil.

Pada saat pandemi meledak Maret, para pakar dunia memprediksi pandemi akan berlangsung selama tiga tahun. Namun seiring kemunculan banyak vaksin termasuk di Indonesia, harapan pandemi dapat berakhir lebih cepat. Meski begitu, cakupan vaksin setiap negara berbeda tergantung kemampuan ekonomi. Di tengah resesi seperti sekarang, kembali muncul kekhawatiran pandemi di negara-negara berkembang dan miskin dapat berlangsung lebih lama, bahkan kembali ke skenario awal.

Namun, Ridwan Kamil yakin pandemi di Indonesia termasuk Jabar dapat dikendalikan. Apalagi uji coba vaksin Sinovac Bio Farma tahap 3 sedang dilakukan di Kota Bandung dengan hasil menggembirakan. Oleh karena itu, gubernur minta setiap warga memiliki sikap optimistis dan positif menghadapi tahun 2021.

”Mudah-mudahan imbauan saya ini tidak mengurangi semangat menyambut 2021 yang lebih optimistis, lebih baik, dan insya Allah terbebas dari pandemi Covid-19,” ujar Ridwan Kamil. (jpc)

Komentar


VIDEO TERKINI