Sampai Kapan Tahanan Narkoba Penuhi Rutan?

Tahanan narkoba terus bertambah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jumlah tahanan atau warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Makassar sudah sangat lewat dari kapasitas semestinya. Penyebab utama karena tingginya kasus narkoba.

Berdasarkan data Rutan Kelas 1 Makassar, jumlah warga binaan saat ini sudah lewat batas kapasitas di atas 50 persen. Jumlahnya sudah mencapai 1.562 orang. Padahal kapasitas Rutan hanya 1.000 orang.

“Jadi sudah sangat over kapasitas,” kata Kepala Rutan Kelas 1 Makassar, Sulistyadi, kepada FAJAR, Minggu, 27 Desember 2020.

Kondisi ini kata dia, dipicu tingginya kasus pengungkapan penggunaan narkotika. Bahkan jumlahnya melebihi kapasitas yaitu berjumlah 1.021 orang.

Selebihnya, pidana umum sebanyak 529 orang dan lima orang kasus korupsi. “Jadi didominasi kasus narkoba yang dilakukan remaja dan orang dewasa,” katanya.

Kondisi Rutan yang sudah over kapasitas ini menurutnya sudah harus bangunan baru agar tidak terjadi kepadatan di tahanan. Apalagi kata dia, setiap tahun tahanan terus bertambah.

Sebelumnya, Pemrov Sulsel dan Kemenkumham sudah mewacanakan pembangunan rumah tahanan berkonsep alam terbuka. Rencananya akan di kawasan Pucak, Kabupaten Maros.

Hanya saja, menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulsel, Harun Sulianto, pembangunan rumah tahanan ini masih dalam tahap kajian. Selain itu, juga masih terkendala lahan. “Lokasinya di Pucak masih dalam pengurusan sertifikat tanah,” kata Harun. (mum/iad)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR