Sandiaga Pantau Prokes dan Bahas Strategi Pariwisata di Bali

Senin, 28 Desember 2020 09:20

TINJAU : Menparekraf Sandiaga Uno meninjau alur penerapan prokes di Bandara Ngurah Rai pada hari pertama kunjungan kerja...

FAJAR.CO.ID, BALI — Sejak resmi dilantik sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Rabu (23/12), Sandiaga Salahhudin Uno melakukan kunjungan kerja ke Bali, Minggu (27/12), untuk memetakan persoalan pariwisata akibat dampak pandemi Covid-19 sesuai tugasnya yang baru.

Pada hari pertama kunjungannya, Sandi meninjau proses penerapan protokol kesehatan (prokes) di Bandara Internasional Ngurah Rai selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Termasuk pengendalian pelaku perjalanan bagi penumpang pesawat yang diwajibkan menunjukkan hasil negatif Covid-19 berbasis uji swab.

“Memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) telah dijalankan dengan disiplin di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia yaitu Bali,” katanya.

Di areal bandaram, Sandi melihat langsung alur penerapan prokes di sektor pariwisata, yakni protocol CHSE atau K4: Cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environmental sustainability (keberlangsungan lingkungan).

Pantauan dilakukan mulai dari tibanya penumpang saat turun dari pesawat, validasi formulir deklarasi kesehatan melalui e-HAC, serta surat keterangan negatif Covid-19, sebagaimana Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020. Ketentuan ini mesti dilakukan H-7 sebelum keberangkatan.

Selain itu, dia juga memantau situasi pada saat para penumpang mengambil bagasi. Kemudian meninjau proses pemeriksaan kesehatan di terminal keberangkatan.

“Hanya bertambah tiga detik dari keseluruhan tahapan yang mengacu pada protokol yang sudah ditetapkan. Saya berharap kepatuhan dari para wisatawan dan para pengunjung yang datang ke Bali dari seluruh daerah. Karena ini untuk kepentingan bersama,” tukasnya.

Selain menijau penerapan prokes di bandara, mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu juga akan mengamati hal serupa di sejumlah destinasi wisata lainnya di Bali.

Selanjutnya, ia bertemu dengan jajaran pemerintah daerah di Bali serta pelaku industri dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mendiskusikan serta meminta masukan perihal strategi pariwisata ke depannya.

“Saya dengar di Bali begitu banyak yang terdampak kehilangan lapangan pekerjaan, kekurangan penghasilan, dan situasi ekonomi yang sulit. Jadi ini situasi yang tentunya menjadi perhatian dan prioritas ke depan,” sebutnya.

Sementara itu, laporan Posko Nataru Bandara I Gusti Ngurah Rai menyebutkan, jumlah penumpang pesawat domestik terus bertambah. Rata-rata pertambahan harian selama libur Nataru sekitar 14 persen. Sepanjang 18 sampai Sabtu (26/12), jumlah penumpang yang tiba di Bali sebanyak 62.093 orang.

(bx/hai/man/JPR)

Bagikan berita ini:
9
7
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar