Bom Manusiawi

Selasa, 29 Desember 2020 08:00

Disway

Betsy mengamankan diri di situ sambil melihat jam. Dia hitung menit ke menit. 10 menit berlalu. Tidak ada apa-apa. Tidak terdengar ada ledakan. Betsy pun mengambil kesimpulan: bunyi tadi itu hanya guyon, prank.

Maka Betsy dan saudarinyi masuk mobil lagi. Fajar mulai menyingsing. Dia memutuskan kembali pulang.

Begitu sampai di ujung jalan Second Avenue dia tidak bisa masuk. Ujung jalan itu dipasangi police line.

Saat dia termangu di dekat police line itulah mobil rekreasi tadi meledak. Di depan matanyi. Api berkobar. Asap hitam menjulang.

Tiga mobil yang parkir di dekat situ ikut terbakar. Bangunan-bangunan bergetar. Kaca-kaca rontok. Berserakan di jalan. Dahan-dahan pohon terempas ke mana-mana. Salah satu bangunan runtuh.

Hebatnya, hanya tiga orang yang luka. Itu pun tidak serius. Hanya luka gores.

Ternyata sebelum itu banyak juga yang menghubungi 911. Tidak hanya Betsy. Polisi, yang segera datang ke lokasi, juga mendengar suara peringatan dari speaker mobil itu. Polisi pun langsung menggedor pintu-pintu bangunan sepanjang jalan itu. Agar penghuninya segera menyelamatkan diri.

Ada enam polisi yang menggerakkan evakuasi di pagi hari Natal itu. Dua di antaranya polwan. Enam polisi ini lantas dianggap pahlawan oleh wali kota Nashville. Berkat enam orang itu bom yang begitu besar tidak mengakibatkan korban jiwa.

Komentar