Bu Risma Blusukan di Kali Ciliwung, Wagub Ariza: Setiap Pemimpin Punya Gaya Masing-masing

Selasa, 29 Desember 2020 21:39

Risma

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengawali kerjanya dengan blusukan di bantaran Kali Ciliwung, Matraman, Senin (28/12).

Di lokasi tersebut, Risma juga berdialog dengan para pemulung dan mengajak mereka ikut program Kemensos.

Aksi mantan Walikota Surabaya itu mendapat apresiasi dari banyak pihak. Namun tak sedikit yang menyebutnya sebagai pencitraan saja.

Di sisi lain, tak sedikit warganet yang mempertanyakan kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebab, daerah yang dikunjungi Risma itu sejatinya adalah wilayah ‘kekuasaan’ Anies.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tidak mau ambil pusing.

Sebaliknya, Ariza menyambut baik aksi perempuan yang dijuluki Emak’e Arek-arek Suroboyo itu.

“Setiap pemimpin punya cara dan gaya masing-masing,” ujarnya di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Politisi Partai Gerindra ini justru mengajak semua pihak bisa berkolaborasi dalam melayani warga.

“Pak Gubernur, saya dan jajaran juga punya tugas memimpin mengatur mengelola melayani warga Jakarta sesuai dengan peraturan perundang undangan, sesuai dengan visi misi,” katanya.

Sebelumnya, Tri Rismaharini bersama rombongan pejabat Kementerian Sosial menemui pemulung di atas Flay Over Pramuka, Jalan Pramuka Sari II.

Risma juga berdialog dengan para pemulung yang tengah beraktivitas dengan gerobaknya bersama istrinya.

Dari dialog itu, diketahui pasangan suami-istri itu mendapat Rp800 ribu/bulan dari hasil memulung sampah.

Sebagian dari penghasilan tersebut dikirimkan untuk anak mereka di kampung.

“Bapak-ibu saya carikan ‘rumah’ jadi ngga perlu ada biaya ngontrak. Tetep cari sampah seperti ini. Nanti sampah dari Kementerian Sosial bisa untuk bapak. Sambil saya ajari usaha. Masak mau terus kaya gini, ya. Mau ya,” katanya.

Kemudian, perempuan dua anak itu turun dari jembatan dengan menyusuri bantaran sungai Ciliwung, Jakarta Pusat, tepatnya di belakang gedung Kemensos.

Risma menyapa satu-satu penghuni di sepanjang kawasan ini.

Kepada warga bantaran yang menyaksikan kedatangan rombongan ini, Risma menyampaikan lagi keinginannya untuk mengubah nasib mereka.

“Bapak ibu, saya hanya ingin penjengan tinggal di tempat yang lebih baik. Ayo pak, mau ya pak,” katanya.

Dari bantaran kali, Mensos Risma dan rombongan bergerak ke Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis “Pangudi Luhur” di Bekasi.

Risma menyatakan, tidak akan mengubah gaya kepemimpinannya, yakni akan tetap blusukan sebelum ke melakukan tugas-tugas rutin sebagai menteri.

Hal itu sudah dimulai Minggu (27/12), dimana Risma memilih menyapa para penyandang disabilitas intelektual di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. (ruh/pojoksatu)

Komentar