Dilarang Mendagri, Pj Wali Kota Makassar Akan Mutasi Pejabat Pemkot

Selasa, 29 Desember 2020 13:22

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pj Wali Kota, Rudy Djamaluddin bersikeras akan tetap melakukan mutasi sejumlah pejabat Pemkot Makassar. Meski Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melarang.

Rudy beralasan, kekosongan jabatan yang ada tidak boleh dibiarkan berkepanjangan. Perlu diisi secepatnya demi meningkatkan dan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Masalah pelayanan tidak bisa menunggu, anda masyarakat disuruh tunggu, mau tidak? Nah fungsi pelayanan itu utama, dan pemerintahan melayani makanya segera memaksimalkan pelayanan dengan mengisi yang kosong makanya diizinkan oleh regulasi,” ungkapnya, Selasa (29/12/2020).

Menurut Rudy, banyak kekosongan jabatan utamanya di tingkat eselon II, sehingga perlu diisi secepatnya. Hal itu diyakininya bisa berdampak kepada tingkat pelayanan.

“Yang namanya itu pesawat, idealnya ada pilot dan co pilot jika ada yang kosong, bagaimana keselamatan penumpang cuman pilot saja sendiri dia harus mengemudikan pesawat 24 jam. Ya harus dong kita isi,” tuturnya.”Saya yakin pusat tidak ingin pemerintahan jalan pincang,” sambung Rudy.Bahkan, Rudy mengaku mutasi akan dilakukan secepatnya. Termasuk lelang untuk pengisian jabatan eselon II.

“Secepatnya. Masalah pelayanan adalah utama dan tanggung jawab saya makanya harus secepatnya,” ucap Kadis PUTR Sulsel itu.

Sementara diketahui, ada 12 jabatan Eselon II lowong yang kini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Adapun di antaranya, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (DP2), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kearsipan, Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Bagikan:

Komentar