Jembatan di Kampung Menantu Jokowi Terbengkalai

Selasa, 29 Desember 2020 08:59

Pembangunan tanjakan jembatan Tambangan yang terbengkalai (ist)

FAJAR.CO.ID, SUMUT— Pembangunan jembatan Tambangan, Mandailing Natal, Sumut, yang menelan biaya Rp2,99 miliar terbengkalai. Hingga akhir Desember, tanjakan jembatan belum diaspal dinas terkait.

Sufri Helmi Nasution, salah seorang warga Desa Tambangan Tonga menyebutkan, hingga tanggal 29 Desember 2020 atau hari terakhir anggaran 2020, pembangunan jembatan Tambangan masih menyisakan masalah.

“Masalah ini terletak pada tanjakan jembatan yang mengarah ke tujuh desa yang belum diselesaikan pemborong. Kami tidak tahu masalahnya dimana? Kenapa pembangunannya digantung,” ungkap Sufri.

Menurut pria yang juga Ketua GP Ansor Kecamatan Tambangan ini, terbengkalainya pembangunan tanjakan jembatan sekitar 20 meter itu menyebabkan jalan susah dilalui roda dua maupun roda empat.

Pembangunan tanjakan jembatan Tambangan yang terbengkalai (ist1)

“Apalagi kalau turun hujan, tanjakan jembatan jadi berlumpur dan licin. Sangat berbahaya bagi kenderaan yang melintas. Bisa mundur dan jatuh ke Sungai Batanggadis kalau tidak hati-hati,” jelasnya.

Dia berharap, Pemkab Madina dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar segera merampungkan pembangunan jembatan yang menyisakan sedikit lagi pada tanjakan jembatan tersebut.

Ada tujuh desa yang mempergunakan jembatan ini dalam aktivis sehari-hari, Desa Tambangan Jae, Tambangan Tonga, Tambangan Pasoman, Simangambat, Rao-rao Dolok, Rao-rao Lombang, dan Panjaringan.

Sementara itu Kadis PU Mandailing Natal (Madina) Subuki Nasution membenarkan terbengkalainya tanjakan jembatan tersebut.

Komentar


VIDEO TERKINI