Meski Pandemi, Ratusan Kali Unjuk Rasa Terjadi di Tahun 2020

Selasa, 29 Desember 2020 21:15

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Aksi unjuk rasa di Kota Makassar sudah menjadi hal biasa. Bahkan selama tahun 2020, aksi ini terjadi hingga ratusan kali. Bahkan di saat pandemi Covid-19 merebak, tetap saja ada yang demo.

Polrestabes Makassar mencatat, sebanyak 804 aksi unjuk rasa yang terjadi sejak awal hingga akhir tahun 2020. Bahkan tak jarang aksi itu selalu berakhir ricuh.

Bentrok antara massa aksi unjuk rasa dengan aparat kepolisian tak bisa terhindarkan, akibat adanya massa yang memprovokasi massa lain untuk melakukan kekerasan.

“Aksi unjuk rasa selama 2020 sebanyak 804 kali dan berakhir ricuh sebanyak dua kali,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, saat menggelar rilis akhir tahun 2020 di kantornya, Selasa (29/12/2020).

Jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu, aksi penyampaian aspirasi oleh masyarakat ini terjadi sebanyak 1.003 kali, dan berakhir ricuh juga hanya dua kali.

Jumlah aksi yang terjadi di dua tahun berbeda itu pun mengalami penurunan. Jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1993 ini menjelaskan, angka tersebut mengalami penurunan.

“Rata-rata pelanggaran yang dilakukan tidak dilengkapi dengan STTP (Surat Tanda Terima Pemberitahuan) dan beberapa aksi yang menjadi atensi yang berakhir kerusuhan dan harus melakukan tindakan tegas dan terukur,” jelasnya.

Atas aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh itu, Kombes Witnu menyebut, massa yang rusuh itu bukanlah massa dari aksi. Melainkan adalah penyusup.

Komentar