Datang ke Indonesia, Wajib Karantina 5 Hari

Rabu, 30 Desember 2020 08:10

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (Sekretariat Presiden/Youtube)

Langkah-langkah yang memperkuat screening itu, lanjut Wiku, didukung oleh pembatasan kedatangan dari negara-negara tertentu. “Itu juga dalam rangka screening. Jadi kita harus bertahap dalam melakukan screening. Ini dalam rangka betul-betul melindungi. Jadi sistem ini tidak bisa dilihat dari satu sisi saja. Selain itu, protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) juga tidak kalah penting,” imbuhnya.

Upaya-upaya yang dilakukan tersebut guna mengoptimalkan proses screening dan pencegahan. Selain itu, memastikan aspek kehidupan dapat berjalan lancar.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia mengumumkan penutupan pintu masuk bagi seluruh WNA dari semua negara per 1 Januari 2021. Ini dilakukan terkait munculnya varian baru virus penyebab COVID-19, yang disebut menular lebih cepat.

WNA yang tiba di Indonesia hingga 31 Desember 2020 masih diizinkan masuk dengan ketentuan hasil tes usap negatif dari negara asalnya yang berlaku maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan, serta tes usap ulang setelah tiba di Indonesia.

Jika terbukti negatif pada kedua tes usap, WNA diminta melakukan karantina wajib selama lima hari. Setelah itu, kembali menjalani tes usap. Masa karantina selama lima hari juga berlaku bagi warga negara Indonesia (WNI) yang pulang dari luar negeri. Ketentuannya juga sama.(rh/fin)

Bagikan berita ini:
6
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar