Fahri Hamzah ke Mahfud MD: Percayalah Pak prof, Kekuasaan Tak Pernah Bisa Bertahan

Rabu, 30 Desember 2020 20:33

Fahri Hamzah (Foto by @Fahrihamzah)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pemerintah resmi membubarkan dan menyatakan Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi terlarang. Kebijakan itu menuai berbagai reaksi dari publik, salah satunya dari Fahri Hamzah.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu menyayangkan langkah yang diambil pemerintah.

Fahri Hamzah bahkan membuat cuitan panjang yang ia tujukan kepada Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Salah satu yang disoroti mantan anggota DPR RI itu adalah sikap keterbukaan pemerintah soal pembubaran FPI.

“Sayang sekali, gesture orang2 pintar tidak gemar membuka dialog. Sayang sekali karena kekuasaan dianggap lebih penting dari ilmu pengetahuan. Percayalah pak prof, ilmulah yang punya masa depan, kekuasaan tidak pernah bisa bertahan. Seharusnya dialog adalah jalan kita,” katanya.

Berikut cuitan lengkap Fahri Hamzah di akun Twitter miliknya dikutip Rabu (30/12/2020).

Pak Prof @mohmafudmdyth, seperti bapak, Hampir semua yang berdiri di samping dan belakang bapak saat mengumumkan Sebuah organisasi massa sebagai organisasi terlarang adalah para doktor dan guru besar. Sebuah pertanda bahwa keputusan ini adalah karya orang2 pintar. Tapi..

Tapi, Sayang sekali, kalimat bapak di depan para jurnalis adalah “demikianlah keputusan pemerintah, silahkan disiarkan, dan tidak ada tanya jawab”. Sayang sekali, orang2 pintar itu tidak membuka ruang diskusi. Seolah kami semua sebagai rakyat pasti mengerti.

Bagikan berita ini:
4
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar