Ni’matullah: Penanganan Jenazah Covid-19 Model WHO di Luar Logika Normal

Rabu, 30 Desember 2020 21:23

Ni'matullah

Selain itu, Ni’matullah juga merasa heran mengapa jenazah Covid-19 harus dibungkus dengan plastik, padahal jenazah itu mau dikuburkan atau ditanam dalam tanah.

“Lalu untuk apa dibungkus plastik, padahal jenazah itu mau dikubur. Kalau dianggap masih menularkan, apakah itu virus bisa jalan-jalan dalam tanah. Kalau pun menular, kan yang ditularkan sama-sama orang mati di dalam tanah. Ini tidak masuk akal,” ketusnya lagi.

Padahal, kata dia lagi, sebelum pandemi Covid-19 pemerintah begitu getol mengampanyekan ramah lingkungan dengan non plastik di berbagai sektor. Termasuk di sejumlah mini market harus menyediakan tas belanja khusus non plastik demi menyukseskan kampanye ramah lingkungan tersebut.

“Bayangkan, sebelum pandemi kita galakkan kampanye non plastik karena tidak terurai di tanah maupun di air selama puluhan tahun. Sehingga mini market pun menyediakan tas khusus demi menghindari plastik. Sekarang dilupakan semua kampanye lingkungan itu. Tidak konsisten sekali kita menyikapi ini semua,” pungkas Ni’matullah, heran. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
10
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar