Jadi Organisasi Terlarang, GP Ansor Ajak Anggota FPI Gabung Ormas Ini

Ilustrasi FPI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengajak anggota maupun simpatisan Front Pembela Islam (FPI) untuk bergabung ke organisasi masyarakat (ormas) Islam moderat pasca keputusan pelarangan FPI dikeluarkan pemerintah.

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Mohammad Haerul Amri mengatakan, pihaknya meminta seluruh anggota FPI untuk menghormati serta tunduk terhadap Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani 6 pejabat tinggi kementerian dan lembaga.

“Ansor juga mengajak kepada eks kader-kader FPI untuk melanjutkan perjuangannya secara baik dengan bergabung di ormas Islam yang memiliki pandangan keislaman moderat (washatiyah). Cara ini menjadi jembatan terbaik dan bisa menghindari aksi-aksi yang tidak dibenarkan,” ujar Amri di Jakarta, Kamis (31/12).

Menurutnya, saat ini ada banyak ormas Islam yang bisa menjadi wadah baru berorganisasi bagi para mantan anggota FPI seperti NU atau Muhammadiyah.

Dia meyakini, ormas-ormas tersebut akan bersedia menerima niat para eks FPI untuk bergabung dengan tangan terbuka.

Selain diakui oleh pemerintah, sejumlah ormas tersebut juga memiliki pandangan keislaman yang washatiyah, sehingga dakwah yang dilakukan mudah diterima masyarakat.

“Mari bersama-sama untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan kita dengan menciptakan situasi yang damai dan kondusif,” katanya.

Amri juga menyatakan, GP Ansor sepenuhnya mendukung langkah pemerintah yang telah menerbitkan SKB 6 Menteri tersebut.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR