Laskar FPI: Kalau Dibubarkan, Buat Lagi Besoknya, Simpel

Kamis, 31 Desember 2020 21:59

Aziz Yanuar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI Aziz Yanuar menyatakan, ideologi ormas baru Front Persatuan Islam (FPI) tidak bertentangan dengan Pancasila.

“Ideologi kita tidak bertentangan dengan Pancasila, malah bagian dari Pancasila,” katanya kepada JawaPos.com, Kamis (31/12/2020).

Ia lantas menyinggung rilis deklarasi Front Persatuan Islam pada Rabu (30/12) malam.

Disebutkan bahwa FPI dibentuk untuk melanjutkan perjuangan membela agama, bangsa, dan negara sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

Karena itu, ia yakin bahwa ormas baru ini tidak akan dilarang oleh pemerintah.

“Tidak ada kekhawatiran meski sekecil biji sawi,” ujarnya.

Namun, jika suatu saat FPI juga dibubarkan pemerintah, pihaknya akan membuat ormas baru dengan nama baru.

“(Kalau) Dibubarkan, buat lagi besoknya. Simpel saja,” tandas Aziz.

Untuk diketahui, beberapa jam usai dibubarkan, sejumlah tokoh FPI langsung mendeklarasikan wadah baru, yakni Front Persatusan Islam (FPI).

Akan tetapi, tak disebutkan di mana tepatnya lokasi deklarasi tersebut.

Hanya saja, disebutkan bahwa deklarasi di lakukan di Jakarta pada Rabu (30/12) malam.

Ada 19 tokoh yang ikut dalam deklarasi tersebut. Di antaranya Habib Abu Fihir Alattas, KH Tb Abdurrahman Anwar dan KH Ahmad Sobri Lubis.

Lalu, Munarman, Abdul Qadir Aka, KH Awit Mashuri, Ustaz Haris Ubaidillah, Habib Idrus Al Habsyi, Ustaz Idrus Hasan serta Habib Ali Alattas.

Komentar