Lima Rampung, Empat Ranperda Menyeberang ke 2021

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Sulsel, Andi Januar Jaury Dharwis

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sulsel merupakan unit kerja yang bertugas sebagai penelaah, pengkajian serta verifikasi terhadap berbagai rancangan kebijakan atau regulasi pemda melalui Peraturan Daerah (Perda).

Untuk tahun ini, dari 15 rancangan non APBD yang disiapkan terdiri dari luncuran tahun sebelumnya, 10 usulan 2020 ditambah satu sisipan yakni perda tentang perubahan RPJMD tahun 2018-2023. Dari keseluruhan propemperda ini, lembaga DPRD menyelesaikan lima rancangan hingga akhir tahun 2020.

“Menurunnya produktivitas ini dikarenakan pandemi covid-19 yang membatasi ruang aktualisasi kerja pansus dan refocusing anggaran, ‘” kata Wakil Ketua Bapemperda DPRD Sulsel, Andi Januar Jaury Dharwis siang tadi. Dampaknya empat luncuran ke 2021.

Yakni Ranperda Perubahan RTRW dan Insentif dan Kemudahan Investasi. Dua ranperda ini menunggu adaptasi dari turunan UU 13 tahun 2020 tentang cipta kerja (omnibuslaw).

Selanjutnya Ranperda Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Guru dan Siswa. “Waktu gak cukup untuk diselesaikan di tahun 2020 ini, apalagi ada split masuk ranperda perubahan RPJMD tahun 2018-2023 yang menjadi prioritas,” kata Januar.

Selain kewenangan yang melekat yaitu pembuatan perda, tugas utama legislatif yakni menetapkan dan mengawasi landasan legislasi bagi setiap kebijakan daerah. Baik yang bersifat rancangan maupun yang sudah ditetapkan sebagai perda.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR