Teror Bom Masjid, Rasa Penasaran Kalahkan Aturan Protkes hingga Warga Berkerumun

Kamis, 31 Desember 2020 09:04

Warga Berkerumun

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tim Jibom Brimob Polda Sulsel telah memeriksa seisi ruangan Masjid Mujahidin, Makassar yang sempat diteror bom oleh pria misterius, Rabu sore, (30/12/2020) kemarin.

Pemeriksaan pun selesai dilakukan oleh personel dengan peralatan dan senjata lengkap hingga pukul 22.35 Wita. Saat para petugas pergi, rupanya warga sekitar masih berkerumun.

Pantauan di lokasi malam tadi, kerumunan itu terjadi saat pelapor, Illa Muhammad menjelaskan awal mula teror bom itu terjadi di masjid yang sedang direnovasi itu, kepada salah satu aparat kepolisian Polsek Makassar.

Berselang beberapa detik, warga lain pun mulai berdatangan dan penasaran dengan cerita Illa, yang sempat berbicara langsung dengan pria misterius itu via sambungan telepon.

Illa yang bercerita panjang lebar dengan aparat kepolisian pun, dikerumuni oleh warga dan tidak menerapkan protokol kesehatan (protkes) di masa pandemi ini.

Polisi yang mendengar cerita Illa justru tidak melarang warga lain untuk tidak mengerumuni dirinya, yang rawan terpapar Covid-19.

Maklum saja, polisi itu ingin tahu detail soal kronologis ancaman teror bom masjid yang berada di Jalan Maccini Sawah itu.

Wakil Ketua Pengurus Masjid Mujahidin ini bilang, ancaman itu diucapkan oleh pria dengan nada serius melalui sambungan telepon yang ia terima pukul 17.00 Wita.

Pria misterius itu awalnya basa basi dengan Illa, lalu sambungan telepon itu dimatikan oleh pria itu. Beberapa saat berlalu, pria itu kembali menelepon lagi dan mengancam akan meledakkan masjid itu dengan bom.

Komentar